Nama : Windriyanti Hawadis
NIM : 0971503966
1. Apa perbedaaan antara hacker dengan cracker?
Perbedaan Hacker dengan Cracker
Hacker adalah sebutan untuk mereka yang memberikan sumbangan yang bermanfaat kepada jaringan komputer, membuat program kecil dan membagikannya dengan orang-orang di Internet. Hacker melakukan penyusupan-penyusupan dengan maksud memuaskan pengetahuan dan teknik, tapi bukan sebagai perusak.
Cracker dapat dikatakan sebagai pembobol, yaitu orang yang mampu menembus kode dan kode kunci (password) serta memecahkan sistem security tanpa izin atau secara tidak beretika. Cracker bersifat perusak, mereka mencuri data dan melakukan cracking untuk kepentingan sendiri.
2. Apa ciri dari orang yang disebut black hat hacker?
Ciri-ciri orang yang disebut black hacker
· Memiliki pengetahuan tentang kecacatan system
· Bekerja untuk menghasilkan kerusakan atau memeras orang lain untuk kepentingan pribadi.
· Memiliki sifat perusak dan criminal
3. Apa ciri dari orang yang disebut white hat hacker?
· Melawan serangan terhadap system computer
· Membangun jaringan keamanan (security system) bukan merusaknya.
· sangat mengerti internal detail dari security system
· Bukan seorang perusak dan criminal
· Mempunyai etika serta kreatif dalam merancang suatu program yang
berguna bagi siapa saja.
· Tidak pelit membagi ilmunya kepada orang-orang yang serius atas nama ilmu pengetahuan dan kebaikan.
4. Bagaimana cara hacker melakukan penyerangan?
Seorang hacker dalam melakukan aksi penyerangannya ke suatu sistem biasanya melewati beberapa tahapan yaitu ia pertamanya mengumpulkan informasi-informasi yang berkaitan dengan target misalnya informasi terhadap operating system terhadap server target tersebut, kemudian pada tahap selanjutnya sang Hacker mulai melakukan analisa system target dan mencari-cari kelemahan. Jika data yang didapat cukup, hacker akan mencoba mendapatkan akses Tuhan (Root), yaitu meraih akses tertinggi sebagai Super User atau Administrator System. Setelah sang Hacker Web mendapatkan akses tinggi di System. Hal ini berguna untuk jalan masuk kembali. Tahap Akhir dari perjalanan sang Hacker adalah membersihakan file log di system target untuk mempersulit pelacakan. Bila semua sudah ia dapatkan maka hacker akan memulai serangan kepada sistem tersebut bisa dengan berbagai cara.
5. Apa yang dilakukan penyedia jasa internet menghadapi virus yang menyerang situs mereka?
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh penyedia jasa internet untuk menghadapi virus yang menyerang situs mereka, penyedia jasa internet menerapkan sistem anti virus bagi pelanggannya dimana sistem proteksi anti virus diterapkan pada MX server yakni server yang bertugas untuk menerima segala e-mail yang masuk sehingga e-mail yang diterima oleh pelanggan sudah diminimalisir dari kemungkinannya terkena virus. selain itu juga dapat diterapkan sebuah protokol internet (TCP/IP) pengiriman data yang tidak bergantung paa jenis komputer dan digunakan semua komputer untuk saling bertukar data. protokol pengiriman ini merupakan sebuah kesepakatan dimana cara kita dalam mengirim suatu data sudah ditetapkan.
6. Apa yang hilang, di era digital, ketika peningkatan jumlah komentar yang diucapkan elektronik dalam situs selamanya diterima?
Hilangnya filter atau saringan informasi pada internet. Dimana akses ini bisa digunakan oleh segala usia. Pada bagian situs yang menyediakan kolom komentar yang sama sekali tidak melewati tahap penyaringan informasi itu dapat dibaca dan dipahami oleh anak – anak yang seharusnya tidak di baca oleh anak-anak di bawah umur.
7. Perlukah kita memberikan perbedaan kewenangan mengakses di facebook untuk teman tertentu? Mengapa?
Perlu, karena facebook tidak hanya jejaring sosial yang dapat kita gunakan untuk berhubungan satu sama lain, tapi facebook juga dapat menyimpan data-data pribadi kita, seperti foto misalnya. Jika kita tidak memberikan kewenangan mengakses di dalam jejaring sosial facebook, kemungkinan aka nada tindak kejahatan seperti yang sudah sering dialami sejumlah pengguna facebook yang akunnya di hack oleh orang tidak bertanggung jawab dan menggunakan data-data pribadi untuk kepentingan sendiri.
8. Bagaimana cara mengatasi ketakutan komputer kita terkena virus?
Ada beberapa cara untuk mengatasi ketakutan computer kita terkena virus, yaitu memasang antivirus pada computer yang kita gunakan, mengnonaktifkan autorun, hal ini untuk mencegah penyebaran virus yang berasal dari flashdisk. Dan cara yang terakhir yaitu memproteksi Copy-Paste.
9. Carilah cara mencegah flashdisk terkena virus? Jelaskan cara kerjanya!
Mengnonaktifkan autorun.inf. Langkah-langkahnya :
1. Bukalah gpedit melalui Start > Run > gpedit.msc
2. Masuk ke Local Computer Policy > Computer Configuration > Administrative Template > System.
3. Di bagian sebelah kanan, klik dua kali Turn Off Autoplay.
4. Pilihlah Enabled. Pada Turn off Autoplay on pilih All Drives lalu klik OK
10. Efektifkah cara mencegah flashdisk terkena virus bila komputer kita dirumah tidak pernah diupdate antivirusnya? Lalu bagaimana mengatasi hal ini, jelaskan!
Tidak akan efektif, karena setiap harinya virus semakin berkembang dan berbeda-beda, jika tidak selalu mengupdate antivirus percuma saja. Caranya ya selalu mengupdate antivirus yang kita gunakan.
